Tampilkan postingan dengan label Kmus Eko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kmus Eko. Tampilkan semua postingan

Fungsi Konsumsi dan Tabungan (1)

10 Januari 2013

Sudahkah anda makan ataupun minum hari ini? Nah, makan dan minum merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan konsumsi. Seringkali kita melakukan kegiatan konsumsi secara sporadis tanpa melihat berapa besar jumlah pendapatan yang kita miliki. Bila demikian maka anda tidak akan pernah memiliki tabungan. Mulailah anggarkan sebagian pendapatan anda untuk ditabung.


sumber gambar: www.mallofjakarta.com

Konsumsi dan tabungan sangat berkaitan, hal ini dapat ditunjukkan melalui fungsi berikut ini:
Y = C + S

Y (Yield) menunjukkan tingkat Pendapatan
C (Consumption) menunjukkan tingkat konsumsi tangga.
S (Saving) menunjukkan tingkat Tabungan rumah tangga

Arti dari persamaan tersebut yaitu bahwa pendapatan masyarakat (Y) digunakan untuk kegiatan konsumsi (C) dan tabungan (S). Bila semua pendapatan digunakan untuk kegiatan konsumsi maka persamaannya menjadi : Y=C, artinya semua pendapatan habis digunakan untuk kegiatan konsumsi sehingga tidak ada sisa yang ditabung. Dan bila ada sisa dari kegiatan konsumsi maka akan muncul tabungan.

Secara matematis hubungan antara fungsi konsumsi dan tabungan dapat disimbolkan sebagai berikut:

C = Co + cY
S = -Co + (1-c)Y.

Keterkaitan antara fungsi konsumsi dan fungsi tabungan bisa dibuktikan secara matematis berikut ini:
Y = C + S
Ketika C = Co +cY
Y = (Co + cY)+ S
-S= Co + cY -Y
S = -Co -cY + Y
S = -Co +Y - cY
S = -Co + (1-c)Y

Co merupakan kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh rumah tangga ketika belum berpenghasilan. sedangkan c merupakan kecendurangan mengkosumsi dalam suatu rumah tangga.

[+/-] Selengkapnya...

Fungsi Konsumsi dan Tabungan (2)

29 Maret 2010

Studi tentang fungsi konsumsi juga diperkenalkan oleh John Maynard Keynes dalam bukunya General Theory. Keynes membuat fungsi konsumsi sebagai pusat teori fluktuasi ekonominya dan teori itu telah memainkan peran penting dalam analisis makroekonomi.


Selain menggunakan data statistik Keynes membuat dugaan-dugaan tentang fungsi konsumsi berdasarkan instropeksi dan observasi kasual. Dugaan yang terpenting yaitu bahwa kecenderungan mengkonsumsi marginal (Marginal Propensity to Consume) adalah antara 1 dan 0 (nol). Ia mengartikan"....hukum psikologis fundamental, yang harus kita yakini tanpa ragu, ...adalah bahwa manusia secara alamiah akan meningkatkan konsumsi ketika pendapatan mereka naik, tetapi kenaikkannya tidak sebanyak kenaikkan pendapatan mereka.

MPC terletak diantara 0 dan 1 dapat diartikan juga bahwa secara logis masyarakat tidak akan melakukan kegiatan konsumsi melebihi pendapatan yang mereka miliki. Tetapi hal ini pun kadang juga terbantahkan dengan semakin banyaknya usaha untuk memperoleh kebutuhan dengan cara kredit.
sumber: Makroekonomi (Gregory Makinw pg.447)




[+/-] Selengkapnya...

E

21 Juni 2008

Earned income (pendapatan atas jasa tenaga kerja) -- hasil yang diterima oleh tenaga kerja karena telah selesai menyelesaikan pekerjaannya. Pembedaan antara pendapatan yang dihasilkan atas jasa tenaga kerja dan pendapatan yang bukan dari jasa tenaga kerja dilakukan dibidang perpajakan (inland revenue) untuk memudahkan penafsiran dan pengumpulan pajak pendapatan. Pendapatan atas tenaga kerja terdiri dari gaji (salaris), upah (wages), komisi (commision) dan keuntungan (profit) yang diakibatkan oleh pemilikan perusahaan sendiri ataupun dengan perkongsian. Sementara pednapatan yang bukan atas tenaga kerja adalah hasil yang diterima dari sumber daya alam dan modal dalam bentuk sewa, dividen atau penerimaan bunga. Pedapatan atas jasa tenaga kerja biasanya dipajak progresif, mulai dari pendapatan bebas pajak, dan secara progresif menaikkan pajak pad tingkat yang telah ditetapkan mengikuti peningkatan pendapatan.
---
Earnings drift (trend penerimaan) -- kecenderungan penerimaan khususnya gaji dan upah yang meningkat lebih ceat dari tarif per unit tenaga kerja yang disepakati. Banyak faktor yang memberikan kontribusi terhadap trend (kecenderungan) penghasilan seperti lembur (overtime), bonus, perjanjian khusus, strukturisasi kembali perjanjian kerja dan lain sebagainya. Bidang-bidang pekerjaan yang menuntut keahlian khusus akan dibayar lebih tinggi dari bidang pekerjaan yang tidak mengalami kelangkaan. Kemampuan untuk melakukan negosiasi syarat dan kondisi tenag kerja, kadang-kadang dilakukan secara informal antara pekerja dan majikan, mengarah pada semakin lemahnya pada kasus di mana kebijakan pendapatan digunakan sebagai alat manajemen ekonomi, karena hal ini dengan mudah dapata dihindari. Tren penghasilan cenderung berkaitan dengan kesempatan kerja penuh dimana pada majikan lebih siap memberikan kenaikan upah untk mempertahankan tenaga kerjanya.
---
Econometrics (ekonometrik) -- suatu disiplin ilmu ekonomi yang berusaha mengukur dan mengestimasi secara statistik hubungan dari du atu lebih varibel ekonomi. Sebagai contoh, teori ekonomi menunjukkan bahwa pengeluaran untuk konsumsi adalah fungsi dari pendapatan disposibel (C=f (Y)) atau lebih spesifik, pengeluaran untuk konsumsi berkaitan dengan pendapatan disposibel (setelah pajak) denga persamaan C=a + b Y. Untuk setiap tingkat pendapatan disposibel, konsumsi dapat diukur dan hubungan secara statistik dapat dibuat antara kedua variabel dengan membuat angka perkiraan parameter a dan b daam persamaan. Karena konsumsi tergantung pada pendapatan, maka konsumsi disebut variabel tidak bebas (dependent variabel), sementara pendapata disposibel disebut mempunyai variabel bebas. Model-model ekonometrik dapat mempunyai ratusan variabel yang dapat dihitung, yang dihubungkan oleh ratusan persamaan, tidak hanya satu, seperti dalam kasus model makroekonomi yang dibuat untuk tujuan peramalan.
---
Elasticity of demand or demand elasticity (elastisitas permintaan) -- suatu ukuran tingkat respon dari jumlah yang diminta dari suatu produk tertentu terhaap perubahan salah satu variabel bebas yang emmpengaruhi permintaan produk tersebut. Respon atas permintaan terhadap suatu perubahan harga adalah elastisitas permintaan terhaap harga; respon permintaan terhadap permintaan perubahan dalam pendapatan; dan reson permintaan terhaap produk tertentu yang berkaitan dalam perubahan harganya disebut elastisitas permintaan silang.
---
Elasticity of supply (elastisitas penawaran) -- tingkat respon dari jumlah penawaran produk tertentu terhadap perubahan harga dari produk (elastisitas penawaran terhadap harga).
---
Endogenous variabel (variabel endogen) -- suatu variabel dalam model ekonomi yang mempengaruhi dan dipengaruhi variabel itu sendiri yang ditunjukkan oleh hubungan yang digambarkan dalam model. Sebagai contoh, dalam tingkat keseimbangan pendapatan nasional, suatu peningkatan dalam pengeluran untuk konsumsi akan meningkatkan permintaan agregat dan meningkatan tingkat pendapatan nasinal. Begitu pula halnya dengan peningkatan dari pendapatan nasional akan mendorong peningkatan pengeluaran untuk konsumsi.

[+/-] Selengkapnya...

I

23 April 2008

Indifference curve (kurva indiferen) --- suatu kurva yang menunjukkan kombinasi alternatif dari dua produk, dimana masing-masing memberikan kegunaan (utility) atau kepuasan yang sama. Kurva indiferen dipergunakan untuk menentukan suatu keseimbangan pembelian konsumen dari dua produk dan menganalisis pengaruh perubahan harga relatif dari kedua produk tersebut pada jmlah yang diminta. Kurva indiferen selalu mempunyai kemiringan ke bawah, karena secara asional konsumen akan selalu menginginkan lebih banyak kedua produk tersebut sehingga mereka tidak akan indiferen pada dua kombinasi produk dimana satu kombinasi menawarkan yang lebih dari masing-masing produk. Lebih spesifik, konsumen hanya akan mengorbankan suatu produk jika konsumen menerima produk lain yang lebih banyak.

Indifference map (peta indifferen) --- suatu kumpulan dari peringkat kurva indifferen yangmenunjukkan secara grafis kegunaan datu kegunaan yang meingkat dari individu apabila bergerak ke arah atas dari titik asal, dimana kedua produk akan dikonsumsi lebih banyak. Kurva indiferen adalah ukuran ordinal dan angka yang ada dalam kurva indifren tidak menunjukkan tingkat absolut dari kepuasan. Kurva indiferen tidak pernah berpotongan karena kurva yang berpotongan akan menyatakn secara tidak langsung pilihan yang tidak konsisten atau tidak rasional antara kedua produk oleh konsmen.

Induced consumption (konsumsi yang indusif) --- bagian dari peningkatan atau penurunan pengeluaran konsumsi total yang diakibatkan oleh suatu perubahan tingkat pendapatan nasional atau pendapatan disposibel. Sebagai contoh, kenikan pendapatan nasional yang diikuti peningkatan pengeluaran konsumsi yang memberikan tekanan pada kapasitas penawaran yang ada akan mendorong dunia usaha untuk berinvestasi pada pabrik dan mesin baru.
---
Insurance company (perusahaan asuransi) --- Suatu lembaga keuangan yang menyediakan berbagai polis asuransi untuk melindungi seseorang atau perusahaan dari resiko kerugian dengan membayar premium secara teratur. Perushaan asuransi bekerja dengan menyatukan resiko dari sejumlah pemegang polis. Dari catatan tuntutan asuransi dari masa yang lalu, aktuaris perusahaan dapat memastikan probabilitas terjadinya suatu kejadian tertentu, misalnya kebakaran, dan dapat ditaksir rata-rata kerugian keuangan yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Dengan memakai informasi ini aktuaris berusaha menghitung tersebut premium yang sesuai bagi pemegang polis asuransi dan pendapatna premium kolektif untuk membayar tuntutan keuangan.

Untuk resiko asuransi yang tinggi perusahaan asuransi dapat mengambil jalan dengan melakukan asuransi kembali, yaitu, membagi premium asuransi dengan perusahaan asuransi lain secara proporsional dari tuntutan keuangan yang mereka sepakati untuk menanggungnya. Sebagai tambahan, banyaknya perusahaan asuransi menawarkan skema tabungan kontrak.

Perusahaan asuransi mempergunakan premium yang mereka terima bukan hanya menutup tuntutan kerugian sehari-hari tetapi juga untuk menghasilkan tambahan pendapatn bunga dengan menginvestasikan dana mereka pada surat-surat berharga. Khususnya asuransi jiwa, karena sifatnya yang jangka panjang adalah sangat menguntungkan untuk ditawarkan pasa investasi jangka panjang bagi pemegang polis asuransi dan juga perusahaan. Dengan adanya laba, adalah biasa bila polis asuransi jiwa sekarang ini, menghubungkan asuransi jiwa dengan penyediaan pembiayaan hipotik untuk pembelian rumah.
---
Interbank clearing interest rate (tingkat bunga kliring antar bank) --- Tingkat bunga dimana bank komersial memberi pinjaman jangka pendek kepada bank lainnya. Tingkat bunga antar bank mempengaruhi bill-discounting rate (tingkat bunga bank sentral dimana bank sentral tersebut bersedia memberikan pinjaman kepada discount houses). Pada gilirannya, tingkat bunga antar bank mempengaruhi tingkat bunga yang dipakai oleh bank-bank komersial dalam menghitung tingkat bunga yang dikenakan kepada nasabahnya.
---
Interfirm conduct (perilaku antar perusahaan) --- suatu elemen dari perilaku pasar menggambarkan cara perusahaan saling berinteraksi di pasar. Perilaku ini antara lain:
a. perilaku bebas. Setiap perusahaan emmformulasikan strategi persainggannya berkenaan dengan harga, periklanan, secara sepihak tanpa memperhatikan tindakan dari perusahaan lain. Bentuk perilaku ini biasnya berkaitan dengan pasar dimana terdapat banyak perusahaan kecil yang mempunyai bagian yang tidak berarti dari total penawaran pasr.
b. perilaku saling bergantung. Perusahaan emngakui bahwa mereka adalah salng berantung satu sama lain sehingga secara eksplisit mereka memperhitungkan kemungkinan akibat dari strategi persaingan mereka terahap perusahaan lain. Saling ketergantungan diasosiasikan dengan oligopoli, di mana penawaran pasar dalam jumlah besar ditangani oleh sedikit perusahaan, yang sering mengarah ke kolusi sebagai alat untuk mengkoordinasikan harga, produksi dan kebijakan penjualan.
---
International Fisher Effect (efek internasional Fisher) --- suatu keadaan dimana tingkat bunga nominal yang bereda antarnegara menggambarkan tingkat perubahan yang diantisipasi dalam nilai tukar mata uang.
Sebagai contoh, jika investor Inggris mengantisipasi bahwa uang dollar Amerika akan mengalami apresiasi 5% per tahun terhadap Poundsterling, maka untuk mengimbangi perubahan yang diharapkan terjadi dalam keseimbangan antara kedua negara, mereka akan bersedia untuk menerima tingkat bunga kira-kira 5% lebih kecil dari pada surat-surat berahrga dalam bentuk dollar dibandingkan dengan investasi yang sama dalam bentuk poundsterling. Dari peminjam, apabila efek internasional Fisher tetap berlaku, biaya dari pinjaman dalam mata uang yang berbeda akan sama, tanpa melihat pengaruh dari tingkat bunga.
Efek internasional Fisher dapat dibedakan dengan efek domestik Fisher di mana tingkat bunga nominal yang menggambarkan tingkat bunga riil yang diantisipasi dan perubahan harga yang dintisipasi.
---
Invoice (faktur) --- suatu dokumen yang dikirim oleh pemasok kepda pelanggan yang mencatat produk barang atau barang yang dipasok, harga-harga barang tersebut, dan jumlah uang yang terhutang untuk barang tersebut. Faktur biasanya dikirim setelah barang dikapalkan sebagai bukti atau dokumen pengiriman yang menyatakan kepada pelanggan jumlah pembayaran yang dibutuhkan.
---
Irredeemable financial security or undated security (surat berharga yang tidak dapat ditebus atau surat berharga tanp tanggal) --- suatu surat berharga seperti saham preferens atau konsol yng diterbitkan untuk periode yang tidak terbatas dan tidak dapat dibayar atau ditebus kembali.

[+/-] Selengkapnya...

B

21 April 2008

Back Door (Pintu belakang) --- mekanisme tidak resmi di mana Bank Sentral Inggris membeli surat-surat berharga yang diterbitkan sebelumnya di pasar saham dengan harga pasar yang mereka tetapkan, bertujuan membantu badan usaha perkreditan mengatasi kekuarangan likuiditas bersifat sementara. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas keuangan yang dibutuhkan bukan saja untuk badan usaha perkreditan tetapi juga untuk bank komersil dengan tingkat bunga yang memungkinkan mereka tetap melaksanakan kegiatan perkreditannya.
---
Balance of trade (neraca perdagangan) --- suatu pernyataan mengenao perdagangan barang suatu negar dengan negara-negara dunia lannya dalam jangka waktu tertentu. Istilah neraca perdagangan secara khusus tidak memasukkan perdagangan di bidang jasa, dan mengkonsentrasikan pada penerimaan mata uang asing dan pembayaran yang berhubungan dengan perdagangan manufaktur, barang setengah jadi dan ahan baku yang dapat dilihat dan dicatat pejabat bea cukai setelah melewati perbatasan nasional.
---
Brand (merk dagang) --- nama, istilah ata simbol yang diberikan pada suatu produk oleh produsen dengan tujuan membedakan produk yang ditawarkan dengan produk yang mirip yang diproduksi oleh pesaing. erk dagang digunakan sebagai titik fokus dari pembedaan produk diantara produsen.
Hampir di semua negara merk dagang diharuskan untuk didaftarkan kepada pemerintah untuk menjamin bahwa nama tersebut menunjuk pada produk tertentu. Hal ini dapt memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mengidentifikasi produk sewaktu membeli dan juga melindungi produsen dari pemalsuan produk.
---
Brand Loyalty (kesetiaan kepada merk tertentu) --- keinginan ang terus menerus dari konsumen untuk membeli merk barang tertentu dibandingkan dengan produk lain. Produsen memupuk kesetiaan para konsumen melalui strategi pembedaan produk produk pesaing.
---
Bulk buying (pembelian dalam jumlah besar) --- pembelian bahan baku, komponen dan arang jadi dalam jumlah besar, sehinga memungkinkan pembeli mendapatkan keuntungan berupa potongan harga. Penjual dapat menawarkan potongan harga untuk merangsang pemesanan yang besar dengan tujuan mendapatkan penjualan tambahan untuk dapat mengeksploitasi skala ekonomis yang penuh dalam produksi dan distribusi. Dalam beberapa kasus, inisiatif berada di tangan pembeli, melalui pedagang pengecer dan kelompok pedagang perantara yang kuat akan diperoleh kesepakatan harga yang menguntungkan dari pemasok dengan mengadu domba pemasok satu dengan yang lain.

[+/-] Selengkapnya...

D

27 Maret 2008

Dawn raid (serangan fajar) - suatu keadaan dimana calon pengambilalih perusahaan membeli sejumlah besar saham perusahaan yang akan di beli dengan harga pasar, pembelian sering dilakukan melalui pedagang perantara (pialang) untuk menyembunyikan identitas pembeli. Pemilik saham tersebut dapat digunakan sebagai dasar pengambil alih semua saham yang ditawarkan pada pasar.
---
Divestment (pelepasan atau penutupan) - penutupan atau penjualan satu atau lebih unit operasi suatu perusahaan atau bahkan seluruh bagian usahanya. Penjualan sebagian unit usaha biasanya terjadi untuk rasionalisasi produksi dan atau mengkonsentrasikan output perusahaan pada pabrik yang lebih modern. Pelepasan atau penjualan oleh suatu perusahaan pada gilirannya sering memberikan kesempatan bagi perusahaan lain untuk berdiversifikasi dalam usaha baru, atau bagi sainan sebelumnya dapat meningkatkan pangsa pasar.
---
Double taxation (pemajakan ganda) - pemajakan pendapatan dan keuntungan, pertama di negara tempat pendapatan itu dihasilkan, dan diulang lagi ketik pendapatan dan keuntungan tersebut dikirimkan ke negara asal penerima pendapatan tersebut. Pemajakan ganda seperti ini dapat menjadi penghalang bagi pemindahan tenaga kerja dan modal internasional. Karena alasan ini banyak negara telah mengadakan negosiasi perjanjian mengenai pemajakan ganda yang membatasi tanggung jawab perpajakan hanya pad negara pendaptan dihasilkan.
---
Dumping ekspor - suatu barang dengan arga di bawah yang dikenakan di pasar dalam negeri. Dumping dapat terjadi sebagai tanggapan jangka pendek terhadap resesi dalam negeri (out put yang surplus dijual ke luar negeri dengan potongan harga untuk menghabiskan surplus tersebut), atau sebagai strategi jangka panjang untuk melakukan penetrasi ke pasar ekspor (bila tempat berpijak sudah didapat, kemudian harga akan dinaikkan untuk mendapatkan keuntungan). Dengan alasan apapun dumping dipandang sebagai perdagangan yang tidak wajar dan dilarang oleh perjanjian perdagangan internasional.



[+/-] Selengkapnya...

C

Called up capital (modal dari hasil penjualan saham) - sejumlah modal saham yang diterbitkan (issued share capital) oleh perusahaan join saham melalui pembayaran yang bertahap, dimana pemegang saham membayarnya berdsarkan waktu perjanjian yang ditetapkan. Modal dari hasil penjualan saham biasanya sama dengan modal yang disetor (paid up capital) keculi beberapa pemegang saham gagal dalam memenuhi pembayaran cicilannya (penjualan saham yang tertunggak (calls ini abrears).
---
Competitive advantage (keunggulan bersaing) --- pemilikan suatu perusahaan atas berbagai aset dengan sifat-sifatnya seperti pabrik yang mempunyai biaya yang rendah, merk yang dikembangkan, pemilikan bahan baku, dsb) yang memberikan keunggulan dalam bersaing dengan saingannya. Untuk dapat berhasil melawan saingan dalam mendapatkan langganan yang menguntungkan secara terus menerus dalam jangka panjang, perusahaan harus memahami sifat pasar, mampu mengeluarkan biaya yang efektif dan dapat menawarkan produk yang lebih disukai langganan. Pada kasus yang pertama perusahaan terakhir mengalahkan saingannya melalui harga, sementara dalam kasus yang terakhir menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menciptakan kunggulan dan melakukan pembedaan produk untuk melawan saingannya.
---
Consol (Obligasi pemerintah) --- obligasi pemerintah yang masa berlakunya tidak terbatas, berbeda dengan yang mempunyai jangka waktu. Masyarakat memegang obligasi ini untuk tujuan mendapatkan pendapatan nominal di masa mendatang, tanpa mengharapkan untuk menjualnya kembali. Walaupun demikian obligasi ini dapat juga diperjualbelikan di Pasar Saham. Karena obligasi ini tidak pernah ditebus oleh pemerintah, nilai pasar obligasi ini dapat berubah, sehingga tingkat bunga efektifnya sejajar dengan tingkat bunga nominal.
---
Conspicious consumption (konsumsi yang menyolok) --- konsumsi barang dan jasa yang tidak didasarkan pada kegunaan, tetapi untuk memamerkan barang dan jasa tersebut. Seseorang mungkin membeli sebuah mobil Mercedesh bukan saja untuk alat trasportasi, tetapi karena barang tersebut menggambarkan sesuatu kepada orang lain tentang pemiliknya. Orang tersebut mengharapkan dianggap sebagai seorang yang kaya raya dan orang yang mempunyai selera. Fenomena ini, dikenal sebagai Veblen efek (effect Veblen), dapat dipandang sebagai alternatif teori konsumsi yang diluar kebiasaan, jumlah barang tertentu bervariasi terbalik dengan harganya (kurva permintaan yang mengarah ke bawah). Konsumsi yang emnyolok emmpunyai kurva permintaan yang mengarah ke atas, sehingga jumlah permintaan meningkat bersamaan dengan meningkatnya harga barang tersebut.
---







[+/-] Selengkapnya...

F

04 Maret 2008

Factor (Factor) - 1. suatu faktor input (factory input) yang dipakai dalam produksi. (2) suatu perusahaan yang membeli dalam jumlah yang besar melakukan fungsi sebagai pedagang besar (Wholeselling). (3) suatu perusahaan yang membeli hutang dagang dari klien perusahaan (dengan tingkat harga di bawah nilai nominal dari hutang tersebut) dan kemudian mengadakan pengaturan untuk mengatasi hutang - hutang tersebut.
---
Foreign Trade Multiplier (pengganda perdagangan luar negeri) - peningkatan perdagangan luar negeri suatu negara yang disebabkan oleh ekspansi dari permintaan dalam negeri. Peningkatan Permintaan dalam negeri mempunyai efek dua kali lipat. Dengan meingkatnya permintaan produk domestik secara langsung hal ini juga akan 1. meningkatkan secara langsung permintaan impor yang ditentukan oleh kecenderungan marginal mengimpor (marginal propensity to import), 2. secara tidak langsung juga meningkatkan permintaan ekspor oleh negara yang pendapatanya telah meningkat karena dapat meningkatkan ekspor ke negara lain. Namun demikian pengaruh yang terakhir biasanya lebih kecil dari pertama sehinga pengaruh secara keseluruhan adalah menurunkan nilai dari pengganda domestik; yaitu, peningkatan dari impor bersih (netto) akan mengimbangi sebagian pendapatn tambahan yang dihsilkan dari peningkatan pengeluaran atas produk domestik.
---
Fringe benefits (tunjangan) - setiap tambahan benefit yang ditawarkan pada pekerja seperti pemakaian kendaraan perusahaan, makan siang gratis, bunga yang rendah atau pinjaman tanpa bunga, jasa kesehatan, bantuan liburan, dan skema pemeblian saham. Untuk manajer senior, tunjangan tersebut dapat menjadi sesuatu yang sangat berarti dikaitkan dengan upah dan gaji. Perusahaan menawarkan tunjangan untuk menarik pekerja dan karena tunjangan tersebut dikenakan pajak yang rendah atau tanpa pajak sebagai penghargaan bagi pegawai dibandingkan dengan gaji normal yang kena pajak.
---
Futures market or forward exchange market (pasar berjangka atau pasar devisa berjangka) - suatu pasar tempat pembelian dan penjualan komoditi (karet, timah, dll) dan mata uang asing untuk diserahkan pada waktu mendatang, sebagai lawan dari pasar tunai yang melakukan penyampaian seketika. Posisi perdagangan berjangka yang dilakukan oleh pedagang untuk komoditi dan aset keuangan tertentu dimana harganya dapat sangat berfluktuasi dari waktu ke waktu adalah untuk meminimumkan risiko dan ketidakpastian yang mungkin terjadi dalam suatu transaksi bisnis pada masa mendatang (seperti hedge yang dapat mengatasi resiko terhadap perubahan harga) dan bagi dealer dan spekulator yang mengharapkan keuntungan reseki nomplok dari antisipasi pergerakan harga yang tepat.
Pedagang berusaha mencari ketidakastian yang minimum tentang harga di masa mendatang dengan membeli atau menjual surat berharga futures khususnya opsi (yaitu, kontrak untuk membeli atau menjual komoditi atau asset keuangan dengan harga yang disepkati sekarang untuk penyerahan pada waktu mendatang, biasanya kontrak berlaku selama periode 3 bulan). Sebagai contoh, produsen coklat dapat mengadakan kontrak untuk membeli kakao (buah pohon coklat) dalam jumlah tertentu dan dengan harga hari ini ditambah persentase premium resiko untuk penyerahan pada waktu 2 bulan mendatang. Walaupun apabila harga dari kakao meningkat dengan tegas pengusaha mengetahui bahwa dia masih dapat membeli dengan harga kontrak yang rendah, sehingga dpat merencanakan pembiayaan untuk barang mentah secara tepat. Begitu pula dengan petani kakao yang dapat mengadakan kontrak penjualan komoditi dengan harga yang disepakati sekarang untuk penyerahan di wktu mendatang dengan tujuan menutupi penurunan harga. Berbeda dengan pasar spot, sifat komoditi diperdagangkan secara fisik, sementara dalam pasar berjangka yang diperjualbelikan adalah kontraknya.
Di antara pembeli dan produsen yang pertama yang memakai pasar berjangka sebagai perlindungan untuk meminimumkan risiko, terdapat berbagai pialang dan spekulator yang membeli atau menjual beberapa jenis kontrak yang berdasarkan perkiraan mereka dapat memperoleh keuntungan dari pergerakan harga.
Harga di pasar berjangka menggambarkan kondisi permintaan dan penawaran di masa datang untuk komoditi, surat-surat berharga atau mata uang asing yang sedang diperdagangkan.
Khususnya, harga di pasar berjangka didasarkan sebagian pada harga spot di pasar tetapi juga penting diperhitungkan tingkat bunga dan inflasi. Perbedaan antara harga spot di pasar dari suatu komoditi dengan harga pasar berjangka merupakan forward margin. Marjin ini dapat berupa potongn harga ataupun premium dari harga spot.

[+/-] Selengkapnya...

R

28 Februari 2008

Real balance effect or Pigou effect (dampak saldo riil atau dampak Pigou) --- mekanisme suatu perubahan dalam nilai riil saldo uang akan mengakibatkan suatu perubahan dalam permintaan agregat. Apabila harga-harga dalam suatu perekonomian adalah fleksibel, maka penurunan dalam harga-harga akan meningkatkan nilai riil dari uang tunai yang dipegang oleh sebuah rumah tangga, maka daya belinya juga ikut meningkat, sehingga hal ini juga akan mendorong konsumsi. Sebaliknya, suatu peningkatan dalam harga-harga akan menurunkan nilai riil dari uang tunai yan dipegang oleh sebuah rumah tangga, dan dengan menurunnya daya beli uang maka keinginan konsumsi juga akan berkurang. Karena harga-harga kemungkinan besar akan turun pada saat resesi, maka dampak Pigou secara parsial akan menyeimbangkan penurunan dalam konsumsi bersamaan denga resesi tersebut. Namun apabila mekanisme Pigou terjad pada suatu titik kesempatan kerja yang penuh, maka peningkatan dalam permintaan konsumen sebagai akibat dari peningkatan dalam kekayaan uang riil tidak akan dapat dipenuhi, karena perekonomian telah berada pada tingkat operasi dengan kapasitas penuh. Dalam hal ini, harga-harga akan meningkat sampai saldo uang riil kembali pada tingkat awal semula.
---
Rediscounting (pemotongan kembali) --- pembelian dan penjualan surat-surat pertukaran (bill of exchange) dan obligasi antara tanggal penerbitan dan penebusan. Contoh, apabila sebuah obligasi dengan nilai nominal Rp 1.000,00 daapt ditebus kembali setelah waktu satu tahun, dan dengan harga awal Rp 900,00 (memberikan suatu korting atau potongan sebesar Rp 100,00 pada nilai penebusan resminya), kemudian obligasi itu mungkin dijual kembali atau didiskon menjadi Rp 950,00 setelah 6 bulan.
---
Redistribution of income principle of taxation (prinsip tentang sistem perpajakan) --- prinsip tentang sistem perpajakan (taxation), bersama-sama dengan ketentuan program kesejahteraan negara, sebaiknya rumah tangga yang lebih miskin dibntu oleh pembiayaan dari rumah tangga yang lebih kaya.
---
Reserve asset ratio or liquidty ratio (rasio aktiva cadangan atau rasio likuiditas) --- Proporsi dari total aktiva suatu bank komersial yang dipertahankan dalam bentuk aktiva lancar untuk memenuhi penarikn uang sehari-hari oleh para langganan dan kewajiban-kewajiban keuangan lainnya. Rasio aktiva lancar terhadap total aktiva yang dipegang dapat ditetapkan dengan alasan-alasan kebijakan komersial untuk mempertahankan keyakinan langganan terhadap kemampuan bank untuk membayar kembali deposito mereka yang diminta. Ini merupakan permasalahan kebijakan individu. Dalam beberapa negara, para pejabat moneter menetapkan rasio-rasio aktiva cadangan minimum yang seragam dan harus dipatuhi oleh sektor perbankaan. al ini karena rasio aktiva cadangan dari sektor perdagangan tersebut menentukan jumlah deposito bank baru yang dapat diciptakan, dan karena mempunyai suatu pengaruh yang pentinga pada besarnya.
---
Retained profit or undistributed profits (laba ditahan atau laba yang tidak dibagikan) - suatu laba sesudah pajak yang diinvestasikan kembali dalam perusahaandan bukan dibagikan kepada para pemilik perusahaan dalam bentuk deviden. Laba ditahan tersebut merupakan suatu sumber permodalan yang sangat bernilai untuk diinvestasikan dalam aktiva tetap dan aktiva lancar tambahan. Laba ditahan ditujukan untuk memperbesar nilai perusahaan bagi para pemegang saham dan meningkatkan modal tertanam para pemodal saham dengan cara menambahkannya pada cadangan pendapatan. Dengan demikian laba ditahan adalah merupakan suatu bentuk tabungan usaha.
---
Revealed preferency theory (teori preferensi yang dinyatakan) --- suatu penjelasan alternaif untuk kurva permintaan dengan kemiringan dari kiri atas ke kanan bawah dari seorang konsumen individual, dimana si konsumen diminta untuk menyatakan apa yang menjadi preferensi atau pilihannya dalam keadaan-keadaan tertentu. Preferensi-preferensi yang diberikan mungkin atas dua barang atau lebih barang-barang, akan tetapi apabila terdapat lebih dari dua barang, maka uang digunakan untuk mewakili seluruh barang lainnya.

[+/-] Selengkapnya...

P

Packaging (kemasan) - alat untuk melindungi dan menjual suatu produk. Secara fungsional, kemasan melindungi produk-produk ketika produk-produk tersebut berada dalam perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain untuk kemudian disimpan, memungkinkan produk-produk untuk dijual dalam label yang tercantum atau tertulis diatasnya. Kemasan dapat memainkan peranan yang penting dalam memasarkan suatu produk, khususnya ketika produk akan dijual dengan cara swalayan. Daya tarik warna dan desain dari kemasan itu juga penting dalam menarik prhatian pembeli. Begitu juga, penggunaan merk pada kemasan memperkuat pendapat atau penilain produk pada saat penjualan.

Paradox of thirft (paradoks penghematan) - situasi dimana terdapat adanya ketidakselarasan antara tabungan rumah tangga dan konsekuensi-konsekuensi potensial yang tidak diinginkan dari tabungan tersebut. Apabila sebagian besar rumah tangga memutuskan untuk menabung sebagian besar pendapatan mereka, mereka akan mengkonsumsi sebagian kecil pendapatan tersebut, dan pengeluaran yang berkurang ini akan menurunkan permintaan agregat yang akan mengakibatkan menurunnya tingkat output dan kesempatan kerja. Karena itu, suatu peningkatan dalam tabungan akan menurunkan tingkat pendapatan nasional.
Tindakan penghematan atau tabungan bermanfaat untuk perekonomian karena hal itu dapat menghindarkan penggunaan sumber-sumber daya untuk produksi barang-barang konsumsi sehingga dapat digunakan dalam memproduksi barang-barang investasi. Namun apabila rumah tangga berusaha menabung lebih besar daripada rencana investasi perusahaan untuk suatu tingkat pendapatan tertentu maka hal ini akan mengakibatkan penurunan pendapatan nasional, yang juga akan menurunkan jumlah aktual yang ditabung dan diinvestasikan.

Progressive taxation (perpajakan progresif) - suatu struktur PERPAJAKAN (TAXATION) di mana pajak dibebankan pada suatu tarif yang meningkat sejalan dengan peningkatan PENDAPATAN (INCOME). Bentuk perpajakan ini mengambil suatu proporsi pajak yang lebih besar dari pembayar pajak yang berpenghasilan tinggi daripada dari pembayar pajak yang berpenghasilan rendah. Tarif marginal perpajakan meningkat sampai batas tertinggi yang ditetapkan di muka, saat ini di Inggris sebesar 40% atas pendapatan yang dihasilkan.

Pararel Importing (impor pararel) - suatu bentuk dari arbritasi di mana seorang importir bebas membeli produk pemasok tertentu pada tingkat harga yang rendah dari suatu negara, dan kemudian menjualnya kembali dan bersaing langsung dengan distributor yang ditunjuk oleh pemasok tertentu tersebut di pasaran nasional lainnya di mana harga yang ditawarkan lebih tinggi.
Impor pararel memabntu pengembangan perdagangan bebas dan persaingan dengan menembus hambatan-hambatan perdagangan internasional dan menghapuskan diskriminasi harga oleh para pemasok.

Parkinson's law (hukum parkinson) - suatu observasi yang dilakukan Prof. C. Northcote Parkinson, yang menyatakan bahwa perluasan pekerjaan tergantung pada waktu yang tersedia dalam mengerjakan pekerjaan tersebut. Apabila observasi ini dipakai, maka ketidakefisienan yang terjadi merupakan suatu permasalahan organisasi yang serius bagi berbagai ukuran perusahaan.

Partial equilibrium analysis (analisis keseimbangan parsial) - suatu analisis hubungan dalam subsektor tertentu dari suatu perekonomian (cth: suatu pasar individual) yang berlangsung atas dasar bahwa kejadian-kejadian dalam sektor ini mempunyai suatu dampak yang tidak signifkan terhadap ektor lainnya sehingga pengaruh negatif yang tmbul dapat dihilangkan atau diabaikan. Contoh: suatu peningkatan pada harga wortel tidak akan mempunyai akibat yang berarti pada tingkat harga umum, sehingga setiap pengaruh negatif yang mungkin timbul dapat diabaikan dengan aman dengan tujuan analisis pasar wortel. Oleh karena itu, dalam analisa keseimbangan parsial setiap sub sektor diperlakukan sebagai suatu kesatuan yang dapat berdiri sendiri.

Par value (nilai par) - 1. Harga kupon dari suatu surat-surat berharga keuangan (financial securities), misalnya nilai awal atau nominal dari suatu saham biasa (ordinry share) yang dibandingkan dengan haga pasarnya. Contoh, suatu perusahaan saham patungan (joint stock company) mungkin menerbitkan saham-saham biasa dngan nilai par misalnya Rp 2500, walaupun harga pasarnya pada bursa saham, mungkin lebh tinggi atau lebih rendah dari nilai parnya, dimana hl tersebut tergantug pada permintaan dan penawaran terhadap saham tersebut pada saat sekarang. 2. Harga tetap dari suatu mata uang dalam kaitannya dengan mata uang yang lain pada suatu sistem nilai tukar yang tetap.

Peak load pricing (Penetapan harga dengan beban maximum) - prinsip pembebanan harga yang lebih tinggi untuk produk-produk tertentu (yang tidak dapat disimpan) pada waktu permintaanya berada pada tingkat maksimum, untuk mencerminkan biaya marginal yang lebih tinggi dari penawaran produk pada waktu puncak. Penetapan harga dengan beban maksimum didisain untuk mendorong konsumen menyebarkan permintaan mereka secara lebih merata, untuk menghindari kebutuhan investasi dalam pabrik yang kemudian tidak dapat digunakan secara penuh setelah masa puncak dilalui. Penetapan harga dengan beban maksimum digunakan dalam penyediaan lisrik, jalan kereta api.
---
Purchasing power parity theory (teori paritas daya beli) - suatu teori penetapan nilai tukar yang mendifinisikan bahwa dalam suatu sistem nilai tukar yang mengambang, nilai tukar menyesuaikan diri untuk menyeimbangkan perbedaan tingkat inflasi di antara negara-negara yang merupakan mitra dagang untuk memperbaiki keseimbangan neraca pembayaran. Perbedaan tingkat inflasi dapat mengakibatkan perubahan-perubahan nilai tukar dalam dua cara utama. Yang pertama berhubungan dengan dampak dari perubahan harga relatif lpada permintaan impor dan ekspor. Pada saat harga produk-produk negara A meningkat secara relatif lebih tinggi dari produk B, maka para konsumen dari produk ini cenderung berpindah dari A ke B, menurunkan permintaan untuk mata uang A dan menaikkan permintaan untuk mata uang B. Hal ini mengakibatkan adanya suatu depresiasi nilai tukar bilateral dari mata uang A dan terhadap mata uang B. Oleh karena itu, tingkat harga dalam negeri yang lebih tinggi dalam negara A diseimbangkan oleh suatu penurunan dalam nilai eksternal dari mata uangnya sendiri.
Cara kedua dimana nili tukr dapat berubah sebagai tanggpan atas perubahan tingkat inflasi adalah melalui spekulasi tentang pergerakan nilai tukar di masa yang akan datang. Pada saat hargameningkat di negara secara relatif dibandingkan dengan negara B, maka manajer dari portofolio mata uang asing dan spekulator2 mengantisipasi suatu penurunan tertentu dari nilai riil mata uang dalam artian daya belinya terhadap produk yang dapat diperdagangkan dan cenderung mensubstitusi mata uang tersebut dari portofolio mereka, dan akhirnya menyebabkan suatu depresiasi dari mata uang A.
Teori ini mengestimasi bahwa perbedaan tingkat inflasi membawa pada kompensasi perubahan nilai tukar. Akan tetapi, mungkin juga bahwa nilai tukar mengubah dirinya sendiri dapat membawa pada perbedaan tingkat inflasi jika misalny, permintaan impor sangat inelastis terhadap harga, maka suatu depresiasi nilai tukar dapat mengakibatkan suatu peningkatan dalam inflasi dalam negeri. Oleh karena itu, terdapat suaut masalah berkaitan dengan hubungan sebab akibat.

[+/-] Selengkapnya...

A

Ability-to-pay principle of taxation (asas perpajakan yang didasarkan atas kemampuan pembayar) suatu asas perpajakan yang mengatakan bahwa pembayaran pajak didasarkan pada posisi keuangan seseorang. Dengan demikian, orang-orang dengan tingkat pendapatan tinggi lebih mampu membayar pajak yang lebih besar daripada orang-orang berpendapatan rendah. Dalam prakteknya, pendekatan kemampuan membayar telah diadopsi oleh hampir semua negara sebagai landasan bagi sistem perpajakan mereka ( lihat PROGRESSIVE TAXATION ). Berbeda dengan ASAS PERPAJAKAN BERDASARKAN MANFAAT YANG DITERIMA (BENEFITS RECEIVED PRINCIPLE OF TAXATION) pendekatan membayar pajak sesuai dengan kemampuan cocok dengan hampir semua negara yang berkeinginan untuk mendistribusikan ulang pendapatan dari yang berpenghasilan tinggi ke yang berpenghasilan rendah. Lihat REDISTRIBUTION-OF-INCOME PRINCIPLE OF TAXATION.
---
Abnormal returns - digunakan dalam konteks dari pengembalian saham; abnormal returns berarti pengembalian surat-surat berharga (saham dll) karena dampak dari pengembalian pasar surat berharga.
---
Above-normal profit or excess profit (keuntungan diatas normal atau kelebihan keuntungan ) suatu keuntungan yang lebih besar dari keuntungan [PROFIT] yang hanya cukup untuk menjamin perusahaan dapat melanjutkan pengadaan barang atau jasa (lihat NORMAL PROFIT). Keuntungan di atas normal jangka pendek (temporer) yang diakibatkan oleh ketidakseimbangan permintaan dan penawaran pasar meningkatkan pengalokasian sumber daya secara efisien apabila keuntungan tersebut mendorong perusahaan-perusahaan baru masuk ke pasar sehingga meningkatkan barang yang ditawarkan dalam pasar. Sebaliknya, keuntungan normal jangka panjang (tetap secara terus menerus) (MONOPOLY atau keuntungan super normal) mengubah proses PENGALOKASIAN SUMBER DAYA (RESOURCE ALLOCATION) ,karena menggambarkan pengenaan harga yang berlebihan terhadap suatu produk oleh perusahaan pemasok monopoli yang dilindungi oleh HAM-BATAN UNTUK MASUK (BARRIERS TO ENTRY). Lihat PERFECT COMPETITION.
---
Above the line promotion (promosi melalui media komunikasi) - promosi barang atau jasa yabg dilakukan melalui iklan di surat kabar, tlevisi dan radio, berbeda dengan iklan yang dilakukan langsung melalui surat, pameran, dan peragaan di dalam toko (below the line promotion).
---
Absenteeism (kemangkiran) - ketidakhadiran pekerja yang tidak mendapat hukuman. Tingkat ketidakhadiran pada suatu perusahaan tertentu menggambarkan kondisi kerja dan moral para pekerja di perusahaan tersebut serta mempengaruhi produktivitas perusahaan.
---
Absolut advantage (keunggulan mutlak) - keunggulan yang dimiliki oleh suatu negara, yang apabila mempergunakan sumber produksi yang ada, dapat memproduksi hasil yang lebih besar dari negara-negara lain yang mempunyai sumber daya yang sama.
---
Absolut risk aversion - merupakan attribut dari fungsi kegunaan.
---
Absorptive Capacity - batasan rata-rata atau kuantitas keilmuan atau teknologi informasi yang dapat diserap oleh perusahaan. limit to the rate or quantity of scientific or technological information that a firm can absorb. Jika batasan itu tetap ada mereka menyediakan satu penjelasan untuk perusahaan dalam mengembangkan kapasitas internal R&D. Departeman R&D tidak hanya menghubungkan pengembangan sepanjang yang mereka kenal, tetapi mereka memiliki pelatihan formal dan relasi diluar yang professional yang mungkin dilakukan mereka untuk evaluasi dan diperluas pada pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih baik daripada perusahaan yang lain. Dengan kata lain penjelasan terpisah untuk investasi R&D oleh perusahaan bekerja sekitar batasan kemampuan menyerap.
---
Accelerator - hubungan antara jumlah investasi yang didorong/induged investment (investasi bruto dikurangi dengan investasi untuk penggantian/replacement investment) dan tingkat pertukaran (rate of change) pendapatan nasional. Suatu peningkatan yang cepat dari pendapatan dan pengeluaran untuk konsumsi akan mendorong kapasitas yang ada dan mendorong perusahaan untuk investasi bukan saja untuk menggantikan modal yang ada, yang sudah habis dipakai, tetapi juga investasi di industri dan peralatan yang baru untuk memenuhi permintaan yang meningkat.
---
Acceptance (akseptasi) proses dari penjaminan suatu pinjaman yang berbentuk surat perintah bayar (bill of exchange) sejumlah uang yang dibayarkan di kemudian hari walaupun peminjam pertama tidak dapat membayar. Surat ini dikeluarkan oleh lembaga komersil dengan tanda "diterima" dan dapat diambil oleh peminjam dengan membayar biaya (fee) pada pengembaliannya.
---
Accepting house (lembaga akseptasi) suatu bank dagang (merchant bank) atau organisasi yang serupa yang menjamin suatu surat PERINTAH BAYAR KOMERSIL (commercial bill of exchange) dimana dalam pengembaliannya dikenakan suatu biaya (fee).
---
Actuary (Aktuaris) ahli statistik yang menghitung risiko dan premium asuransi.
---
Adjusment mechanism (mekanisme penyesuaian) - suatu alat dalam memperbaiki ketidakseimbangan neraca pembayaran. Ada tiga cara untuk memperbaiki neraca pembayaran yang defisit atau surplus: 1. penyesuaian harga eksternal, 2. penyesuaian harga internal dan pendapatan, 3. pembatasan perdagangan dan valuta asing.
---
Adjusment speed (kecepatan penyesuaian) - suatu tingkat penyesuaian pasar terhadap perubahan keadaan ekonomi. Tingkat penyesuaian ekonomi cenderung berbeda untuk bentuk pasar yang berbeda. Contoh: dalam pasar valuta asing, nilai tukar dari mata uang asing cenderung berubah dengan cepat sesuai dengan kelebihan permintaan atau penawaran.
---
Autonomous investment (investasi otonomous) - bagian dari investasi riil yang tidak terpengaruh oleh tingkat dan perubahan pendapatan nasional. Investasi otonomous terutama tergantung pada faktor-faktor persaingan seperti modernisasi pabrik oleh pengusaha dalam rangka mengurangi biaya atau mengambil keuntungan dengan adanya penemuan baru.

[+/-] Selengkapnya...

  © Blogger template Nightingale by Pembuat template 2008

kembali keATAS