Pasar Monopsoni

23 Januari 2011

Pasar menurut strukturnya dapat digolongkan menjadi pasar persaingan sempurna, pasar monopoli, pasar oligopoli, pasar monopsoni, pasar oligopsoni, pasar persaingan monopolistik.
Kali ini akan dibahas tentang pasar monopsoni. Pasar monopsoni merupakan pasar dengan ciri terdapat satu pembeli dan banyak penjual.Nah tentu pasar yang demikian akan membuat pembeli memiliki kekuatan untuk menentukan harga barang.

Nah dalam perekonomian di Indonesia pasar monopsoni dapat dilihat pada PT. Kereta Api Indonesia yang membeli perangkat kereta api (gerbong,lokomotif, bantalan kereta api dsb).

sumber gambar:www.padang-today.com

Nah bila ruang lingkup kita batasi pada tingkat kabupaten bisakah kita menemukan contoh monopsoni?Misal para petani yang menjual hasil panen, siapakah yang menentukan harganya? Nah selamat merenungkan.

sumber gambar:www.matanews.com

[+/-] Selengkapnya...

Floor Price Dan Ceiling Price

26 Mei 2010

Pada posting kemarin telah dibahas tentang kebijakan harga tertinggi (ceiling price) dan kebijakan harga terendah atau floor price. Nah kebijakan yang ditetapkan pemerintah tersebut memiliki dampak yang harus diantisipasi oleh pemerintah, apakah itu?
1. Kebijakan Floor Price
Berdasarkan kurva yang terdapat di posting terdahulu (15 Mei 2010) maka akan terjadi penawaran yang berlebih (surplus supply), mengapa? Dengan ditetapkannya harga yang lebih tinggi dari harga pasar, produsen akan menjual barangnya lebih banyak, sedangkan permintaan oleh konsumen akan menurun (ingat hukum penawaran dan permintaan). kemudian apa dampaknya? kelebihan penawaran yang terjadi di pasar dapat "dibeli" oleh pemerintah tentunya dengan kualitas yang sudah teruji, ataupun membuat kebijakan yang mempermudah barang tersebut untuk diekspor keluar negeri (tentunya kebutuhan dalam negeri harus terpenuhi terlebih dahulu).

2. Kebijakan Ceiling price
Kebijakan ini menuntut pemerintah untuk menetapkan harga jual lebih rendah dari harga pasar, akibatnya akan terjadi kelebihan permintaan (surplus demand) kurva bisa dilihat pada posting 15 mei 2010. Dampak dari kebijakan ini yaitu pemerintah harus menyediakan barang lebih banyak sesuai dengan jumlah permintaan yang ada di masyarakat. Bagaimana caranya?Penambahan barang bisa dilakukan dengan memberikan subsidi, mengimpor barang, mengurangi pajak dll.

Nah demikian kebijakan penetapan harga ini terjadi.

[+/-] Selengkapnya...

Kebijakan Harga Yang Unik

15 Mei 2010

Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah banyak sekali jenisnya, nah yang akan dibicarakan sekarang yaitu kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi, tepatnya lagi dalam ekonomi mikro.

Kebijakan ekonomi mikro yang satu ini merupakan kebijakan tentang penetapan harga. Banyak cara dan usaha yang dilakukan pemerintah untuk mempengaruhi harga yang ada di di pasar baik secara langsung maupun tidak langsung. Tentu semua kebijakan tersebut ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat entah yang bertindak sebagai konsumen maupun produsen.

Ada 2 jenis kebijakan yang akan kita bahas yaitu kebijakan floor price (Kebijakan harga terendah) dan kebijakan ceilling price (kebijakan harga tertinggi)mari kita bahas...

1. Kebijakan floor price (kebijakan harga terendah)
dari arti kata kita sudah dapat menangkap floor=lantai..nah floor price harga yang ada di lantai?? lantai itu ada di bawah dan letaknya rendah meski bukan paling rendah. Harga yang ada di masyarakat mengacu pada harga pasar. Dengan kebijakan ini pemerintah menetapkan harga jual paling rendah dan tentu tidak boleh lebih rendah dari harga pasar, karena kebijakkan ini ditujukkan untuk melindungi produsen supaya produsen tetap bisa mendapatkan keuntungan dan menjalankan aktivitas produksinya lagi. Jadi kalau mau disimpulkan: Kebijakan floor price adalah kebijakan pemerintah untuk menetapkan harga jual baran/jasa lebih tinggi dari harga pasar dengan tujuan untuk melindungi produsen.



2. Kebijakan ceiling price (kebijakan harga tertinggi)
kebijakkan ini ditujukkan untuk melindungi konsumen. ceilling=atap, kebijakkan harga tertinggi. Kebijakkan ini ditujukkan untuk konsumen tentu letaknya harus dibawah harga pasar supaya konsumen dapat menjangkau barang yang menjadi kebutuhan hidupnya. Kalau mau disimpulkan Kebijakan ceilling price merupakan kebijakan pemerintah untuk menetapkan harga barang/jasa lebih rendah dari harga pasar dengan tujuan untuk melindungi konsumen.


Demikian tentang kebijakan pemerintah dalam bidan ekonomi makro.

[+/-] Selengkapnya...

Pasar Perdana

19 April 2010

Pernahkan anda membaca nama perusahaan PT.Aqua Golden Misissi,tbk atau yang lain?atau mengkonsumsi produknya mungkin?Kalau diperhatikan di belakang nama perusahaan terdapat singkatan tbk. Apa itu kepanjangan tbk?Banyak yang mengartikan tbk sebagai kependekan dari terbuka. Nah kita akan bahas apa yang dimaksud dengan terbuka tersebut.

sumber gambar:www.inilah.com

Pada awal perusahaan berdiri, kebutuhan modal dipenuhi oleh pemiliknya sendiri. Tentu mereka memenuhi kebutuhan tersebut dengan swadaya. Ketika perusahaan mulai berkembang akan terdapat keinginan untuk mengembangkan perusahaan supaya lebih besar lagi bukan? Tentunya untuk itu dibutuhkan pendanaan yang tidak sedikit sehingga sehingga salah satu pilihan yang dilakukan adalah dengan cara mencari investor untuk membantu pendanaan dalam rangka pengembangan usaha tersebut.

Perusahaan ketika memutuskan untuk mencari investasi dengan mengeluarkan saham tentunya dibutuhkan kesepakatan antar anggota. Nah setelah sepakat kemudian baru Perusahaan menunjuk agen penjual (bisa lembaga investasi) dan penjamin emisi. Baru setelah itu mendaftarkan diri ke BaPePam (Badan Pengawas Pasar Modal) supaya dicatatkan di Bursa Efek (pasar saham) dan di Indonesia disebut dengan Bursa Efek Indonesia.

Setelah administrasi selesai baru perusahaan mengumumkan perdagangan sahamnya melalui media massa (koran, televisi, tabloid). Selanjutnya menjual saham melalui agen penjual di Pasar Perdana (Primary Market/Initially Public Offering).

Kemudian bagaimana selanjutnya:
1. Agen penjual menjual kepada investor
2. Investor melakukan pemesanan dengan meyerahkan sejumlah uang melalui agen penjual
3. Investor melakukan penjatahan
4. Nah bila terjadi Undersubscribed atau keadaan dimana saham yang ditawarkan lebih banyak daripada yang diminta maka semua investor dapat dipastikan mendaptkan saham sesuai dengan jatahnya.
Bila terjadai Oversubscribed atau keadaan dimana permintaan saham oleh investor lebih banyak dibandingkan dengan jumlah saham yang ditawarkan emiten maka agen penjual akan melakukan penjatahan ulang dan sisa uang dikembalikan kepada investor (refund)
5. Investor mendapatkan saham dan emiten (perusahaan yang mengeluarkan saham) mendapatkan dana untuk mengembangkan usaha.

unduh artikel ini: Pasar Perdana
Sumber informasi: Bapepam

[+/-] Selengkapnya...

Fungsi Konsumsi dan Tabungan (2)

29 Maret 2010

Studi tentang fungsi konsumsi juga diperkenalkan oleh John Maynard Keynes dalam bukunya General Theory. Keynes membuat fungsi konsumsi sebagai pusat teori fluktuasi ekonominya dan teori itu telah memainkan peran penting dalam analisis makroekonomi.


Selain menggunakan data statistik Keynes membuat dugaan-dugaan tentang fungsi konsumsi berdasarkan instropeksi dan observasi kasual. Dugaan yang terpenting yaitu bahwa kecenderungan mengkonsumsi marginal (Marginal Propensity to Consume) adalah antara 1 dan 0 (nol). Ia mengartikan"....hukum psikologis fundamental, yang harus kita yakini tanpa ragu, ...adalah bahwa manusia secara alamiah akan meningkatkan konsumsi ketika pendapatan mereka naik, tetapi kenaikkannya tidak sebanyak kenaikkan pendapatan mereka.

MPC terletak diantara 0 dan 1 dapat diartikan juga bahwa secara logis masyarakat tidak akan melakukan kegiatan konsumsi melebihi pendapatan yang mereka miliki. Tetapi hal ini pun kadang juga terbantahkan dengan semakin banyaknya usaha untuk memperoleh kebutuhan dengan cara kredit.
sumber: Makroekonomi (Gregory Makinw pg.447)




[+/-] Selengkapnya...

Fungsi Konsumsi dan Tabungan (1)

24 Februari 2010

Sudahkah anda makan ataupun minum hari ini? Nah, makan dan minum merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan konsumsi. Seringkali kita melakukan kegiatan konsumsi secara sporadis tanpa melihat berapa besar jumlah pendapatan yang kita miliki. Bila demikian maka anda tidak akan pernah memiliki tabungan. Mulailah anggarkan sebagian pendapatan anda untuk ditabung.


sumber gambar: www.mallofjakarta.com

Konsumsi dan tabungan sangat berkaitan, hal ini dapat ditunjukkan melalui fungsi berikut ini:
Y = C + S

Y (Yield) menunjukkan tingkat Pendapatan
C (Consumption) menunjukkan tingkat konsumsi tangga.
S (Saving) menunjukkan tingkat Tabungan rumah tangga

Arti dari persamaan tersebut yaitu bahwa pendapatan masyarakat (Y) digunakan untuk kegiatan konsumsi (C) dan tabungan (S). Bila semua pendapatan digunakan untuk kegiatan konsumsi maka persamaannya menjadi : Y=C, artinya semua pendapatan habis digunakan untuk kegiatan konsumsi sehingga tidak ada sisa yang ditabung. Dan bila ada sisa dari kegiatan konsumsi maka akan muncul tabungan.

Secara matematis hubungan antara fungsi konsumsi dan tabungan dapat disimbolkan sebagai berikut:

C = Co + cY
S = -Co + (1-c)Y.

Keterkaitan antara fungsi konsumsi dan fungsi tabungan bisa dibuktikan secara matematis berikut ini:
Y = C + S
Ketika C = Co +cY
Y = (Co + cY)+ S
-S= Co + cY -Y
S = -Co -cY + Y
S = -Co +Y - cY
S = -Co + (1-c)Y

Co merupakan kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh rumah tangga ketika belum berpenghasilan. sedangkan c merupakan kecendurangan mengkosumsi dalam suatu rumah tangga.

[+/-] Selengkapnya...

Membedakan Inflasi, Deflasi, Revaluasi, Devaluasi, Apresiai dan Depresiasi

18 September 2009

Apakah perbedaan antara:
a. Inflasi dan Deflasi
b. Revaluasi dan Devaluasi
c. Apresiasi dan Depresiasi

Nah berikut merupakan pembahasan dari permasalahan diatas
a. Inflasi dan Deflasi
Inflasi adalah menurunnya nilai uang dibandingkan dengan harga barang dan terjadi secara terus menerus
Deflasi adalah suatu keadaan ketika jumlah barang yang beredar melebihi jumlah uang yang beredar sehingga harga barang-barang menjadi turun dan nilai uang menjadi naik.

b. Revaluasi dan Devaluasi
Revaluasi adalah suatu kebijakan dari pemerintah untuk menaikkan kembali nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing setelah mengalami penurunan.

Devaluasi adalah suatu kebijakan pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang sendiri terhadap mata uang asing dengan cara sengaja. Tujuannya supaya ekspor meningkat.

c. Apresiasi dan Depresiasi
Apresiasi yaitu meningkatnya nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing karena mekanisme pasar

Depresiasi yaitu menurunnya nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing karena mekanisme pasar.


Ambil artikel ini

[+/-] Selengkapnya...

3 Metode Menghitung Pendapatan Nasional

31 Agustus 2009

Ada 3 metode dalam penghitungan pendapatan nasional.
1. Pendekatan Produksi
2. Pendekatan Penerimaan
3. Pendekatan Pengeluaran


Pendekatan produksi (PDB/PGNP) merupakan pendapatan yang berasal dari penggunaan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan sesuatu. Pendekatan ini memiliki kelemahan yaitu munculnya double counting atau penghitungan ganda.
Penghitungan ganda yang dimaksud yaitu nilai produk sebelumnya akan ditambahkan pada produk-produk turunan berikutnya dan digunakan sebagai nilai akhir produk tersebut. Akibatnya nilai produk akhir menjadi lebih tinggi.
Salah satu usaha untuk mengurangi dampak dari double counting yaitu dengan menggunakan pendekatan value added atau nilai tambah. Dalam pendekatan ini nilai produk akan dilihat nilai tambahnya pada produk turunan berikutnya sehingga yang nampak pada nilai barang akhir yaitu jumlah keseleruhan nilai barang akan sama dengan nilai akhir produk turunan terakhir.
Pendekatan produksi bisa dicari dengan Yield = (P1 x Q1)+(P2 x Q2)+...(Pn x Qn)

Pendekatan Pengeluaran (PNB/GNP)merupakan penghitungan pendapatan dengan melihat pengeluaran yang dilakukan oleh pelaku ekonomi yaitu rumah tangga konsumsi, rumah tangga perusahaan dan Pemerintah. Pendekatan ini dapat dirumuskan sebagai berikut:
Y=C+I+G (X-M)
Ket:
Y=Yield
C=Consumption
I=investment
G=Government Expenditure
X=Expor
M=Import

Pendekatan pendapatan (PN/NI)merupakan pendekatan yang mengarah pada penerimaan atas penggunaan faktor-faktor produksi. pendekatan ini dapat dirumuskan:
Y=r+w+i+p
ketrangan:
Y=Yield
r=rent
w=wage
i=interest
p=profit

Demikian ulasannya semoga bermanfaat.


[+/-] Selengkapnya...

Kuznets Yang menyentuh GDP

19 Agustus 2009


Pencipta Gross Domestic Product (GDP) atau Pendapatan Domestik Brutto yang terkenal itu--yang pada sebelumnya disebut Gross National Product (GNP)-- adalah ekonomi Rusia Simon Kuznets (1901-1985). Kuznutes lahir di Rusia dan bekerja sebagai ahli statistika untuk Bolshevik sebelum pindah ke Amerika pada 1922, di mana dia menerima gelar antara lain PhD dari Columbia University. Mentornya,Wesley Mitchell, memintanya untuk bergabung dengan National Bureau of Economic Research (NBER), di mana dia merintis basis data untuk pendapatan nasional dan statistik produk untuk Amerika Serikat dan negara lain. Sebelum Kuznets, GDP tidak pernah ada.
Ketika Keynes mempyblikasikan The General Theory pada tahun 1936, kuznets memasukkan daging empiris ke dalam tengkorak Keynesian dengan menciptakan statistik baru yang disebut gross national product (GNP) untuk mempresentasikan rumus C+I+G untuk pengeluaran final total dalam perekonomian. GNP (kini GDP) adalah penjumlahan dari semua pembelian barang dan jasa oleh konsumen, bisnis, dan pemerintah selama satu tahun kalender. Dengan penekannya pada pengeluaran akhir (yang oleh keynes disebut "permintaan efektif"). GDP pada dasarnya adalah statistika Keynesian. Ia mengabaikan produksi pertengahan.

Sumber:Teori-teori ekonomi modern--Mark Skousen. (2006)

Ungguh artikel ini:
Kuznets Yang menyentuh GDP

[+/-] Selengkapnya...

Ekonomi Di Awal Tahun Ajaran 2009/2010

29 Juli 2009

Tahun ajaran 2009/2010 sudah datang. Untuk itu maka dibutuhkan beberapa perangkat belajar yang bisa dipakai oleh siswa. Salah satunya yaitu referensi.

Guna mendukung pembelajaran ekonomi di tahun ajaran ini salah satu buku referensi yang akan dipakai yaitu ekonomi BSE (buku Sekolah Elektronik)dari penulis: Mintasih Indriayu untuk kelas X dan XI.

Silahkan anda unduh BSE Ekonomi tersebut disini caranya:
1. klik title BSE Ekonomi
2. untuk mengekstrak file silahkan unduh file ekstraktor berikut ini:
File Ekstraktor

3. Install ekstraktor tersebut di komputer anda.
4. Supaya bisa dibaca maka di komputer anda harus ada adobe reader.

Nah selamat membaca..Belajar tidak harus identik dengan buku mahal kan?


[+/-] Selengkapnya...

  © Blogger template Nightingale by Pembuat template 2008

kembali keATAS