Membedakan Inflasi, Deflasi, Revaluasi, Devaluasi, Apresiai dan Depresiasi

18 September 2009

Apakah perbedaan antara:
a. Inflasi dan Deflasi
b. Revaluasi dan Devaluasi
c. Apresiasi dan Depresiasi

Nah berikut merupakan pembahasan dari permasalahan diatas
a. Inflasi dan Deflasi
Inflasi adalah menurunnya nilai uang dibandingkan dengan harga barang dan terjadi secara terus menerus
Deflasi adalah suatu keadaan ketika jumlah barang yang beredar melebihi jumlah uang yang beredar sehingga harga barang-barang menjadi turun dan nilai uang menjadi naik.

b. Revaluasi dan Devaluasi
Revaluasi adalah suatu kebijakan dari pemerintah untuk menaikkan kembali nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing setelah mengalami penurunan.

Devaluasi adalah suatu kebijakan pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang sendiri terhadap mata uang asing dengan cara sengaja. Tujuannya supaya ekspor meningkat.

c. Apresiasi dan Depresiasi
Apresiasi yaitu meningkatnya nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing karena mekanisme pasar

Depresiasi yaitu menurunnya nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing karena mekanisme pasar.


Ambil artikel ini

[+/-] Selengkapnya...

3 Metode Menghitung Pendapatan Nasional

31 Agustus 2009

Ada 3 metode dalam penghitungan pendapatan nasional.
1. Pendekatan Produksi
2. Pendekatan Penerimaan
3. Pendekatan Pengeluaran


Pendekatan produksi (PDB/PGNP) merupakan pendapatan yang berasal dari penggunaan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan sesuatu. Pendekatan ini memiliki kelemahan yaitu munculnya double counting atau penghitungan ganda.
Penghitungan ganda yang dimaksud yaitu nilai produk sebelumnya akan ditambahkan pada produk-produk turunan berikutnya dan digunakan sebagai nilai akhir produk tersebut. Akibatnya nilai produk akhir menjadi lebih tinggi.
Salah satu usaha untuk mengurangi dampak dari double counting yaitu dengan menggunakan pendekatan value added atau nilai tambah. Dalam pendekatan ini nilai produk akan dilihat nilai tambahnya pada produk turunan berikutnya sehingga yang nampak pada nilai barang akhir yaitu jumlah keseleruhan nilai barang akan sama dengan nilai akhir produk turunan terakhir.
Pendekatan produksi bisa dicari dengan Yield = (P1 x Q1)+(P2 x Q2)+...(Pn x Qn)

Pendekatan Pengeluaran (PNB/GNP)merupakan penghitungan pendapatan dengan melihat pengeluaran yang dilakukan oleh pelaku ekonomi yaitu rumah tangga konsumsi, rumah tangga perusahaan dan Pemerintah. Pendekatan ini dapat dirumuskan sebagai berikut:
Y=C+I+G (X-M)
Ket:
Y=Yield
C=Consumption
I=investment
G=Government Expenditure
X=Expor
M=Import

Pendekatan pendapatan (PN/NI)merupakan pendekatan yang mengarah pada penerimaan atas penggunaan faktor-faktor produksi. pendekatan ini dapat dirumuskan:
Y=r+w+i+p
ketrangan:
Y=Yield
r=rent
w=wage
i=interest
p=profit

Demikian ulasannya semoga bermanfaat.


[+/-] Selengkapnya...

Kuznets Yang menyentuh GDP

19 Agustus 2009


Pencipta Gross Domestic Product (GDP) atau Pendapatan Domestik Brutto yang terkenal itu--yang pada sebelumnya disebut Gross National Product (GNP)-- adalah ekonomi Rusia Simon Kuznets (1901-1985). Kuznutes lahir di Rusia dan bekerja sebagai ahli statistika untuk Bolshevik sebelum pindah ke Amerika pada 1922, di mana dia menerima gelar antara lain PhD dari Columbia University. Mentornya,Wesley Mitchell, memintanya untuk bergabung dengan National Bureau of Economic Research (NBER), di mana dia merintis basis data untuk pendapatan nasional dan statistik produk untuk Amerika Serikat dan negara lain. Sebelum Kuznets, GDP tidak pernah ada.
Ketika Keynes mempyblikasikan The General Theory pada tahun 1936, kuznets memasukkan daging empiris ke dalam tengkorak Keynesian dengan menciptakan statistik baru yang disebut gross national product (GNP) untuk mempresentasikan rumus C+I+G untuk pengeluaran final total dalam perekonomian. GNP (kini GDP) adalah penjumlahan dari semua pembelian barang dan jasa oleh konsumen, bisnis, dan pemerintah selama satu tahun kalender. Dengan penekannya pada pengeluaran akhir (yang oleh keynes disebut "permintaan efektif"). GDP pada dasarnya adalah statistika Keynesian. Ia mengabaikan produksi pertengahan.

Sumber:Teori-teori ekonomi modern--Mark Skousen. (2006)

Ungguh artikel ini:
Kuznets Yang menyentuh GDP

[+/-] Selengkapnya...

Ekonomi Di Awal Tahun Ajaran 2009/2010

29 Juli 2009

Tahun ajaran 2009/2010 sudah datang. Untuk itu maka dibutuhkan beberapa perangkat belajar yang bisa dipakai oleh siswa. Salah satunya yaitu referensi.

Guna mendukung pembelajaran ekonomi di tahun ajaran ini salah satu buku referensi yang akan dipakai yaitu ekonomi BSE (buku Sekolah Elektronik)dari penulis: Mintasih Indriayu untuk kelas X dan XI.

Silahkan anda unduh BSE Ekonomi tersebut disini caranya:
1. klik title BSE Ekonomi
2. untuk mengekstrak file silahkan unduh file ekstraktor berikut ini:
File Ekstraktor

3. Install ekstraktor tersebut di komputer anda.
4. Supaya bisa dibaca maka di komputer anda harus ada adobe reader.

Nah selamat membaca..Belajar tidak harus identik dengan buku mahal kan?


[+/-] Selengkapnya...

Kisi-Kisi Ulangan Ekonomi Semester 2 TA.2008-2009

04 Juni 2009

Menghadapi ulangan semester 2 maka berikut kisi-kisi bahan ujian yang bisa dipersiapkan.
1. Teori uang kuantitas menurut Irving Fisher
2. Motif memiliki uang
3. Fungsi bank
4. Masalah ekonomi makro
5. Masalah ekonomi mikro
6. Kebijakan ekonomi makro-moneter
7. Kebijakan ekonomi makro-fiskal
8. Kebijakan ekonomi makro-perdagangan internasional
9. Kebijakan ekonomi mikro

Kisi-kisi Semester II





[+/-] Selengkapnya...

Perilaku Pasar Irasional Antara Fear Dan Greed

02 Juni 2009

Pasar uang yang sedang berkembang saat ini sedang dan baru akan keluar dari belenggu krisis. Sudah banyak memakan korban beberapa usaha besar sebut saja GM (General motors) yang baru saja mendaftarkan kebangkrutannya di pengadilan di AS . Masih banyak lagi, terutama yang bergerak di pasar uang.

Sepak terjang pelaku investor kadang tidak irasional, kadang harga saham tidak mencerminkan kondisi fundamentalnya. Karena di dorong oleh pencarian keuntungan degan memanfaatkan situasi yang serba "Mumupung".

Menurut Woody Dorsey dalam buku Behavioral Trading (2003) menegaskan "Human behaviours is the key determinants of the market. Pergerakan harga saham tidak dipengaruhi oleh faktor fundamental, melainkan perilaku. Perilaku ini dibentuk oleh confidence (keyakinan) dan harapan konsumen.

Perilaku pasar keuangan yang kerap bertentangan dengan kondisi ekonomi riil juga dipengaruhi oleh perilaku ketakutan dan perilaku (fear) keserakahan (greed). Ketika keserakahan lebih dominan, pasar akan berjalan sangat cepat, menggelembung dan akhirnya pecah, seperti yang telah terjadi di dunia beberapa kali.

Sebaliknya, saat ketakutan mendominasi, perekonomian berjalan lambat, bahkan jalan di tempat. Dalam konteks pasar modal, kedua perilaku itu merupakan akselerator dari tren pergerakan indeks saham.

Reaksi yang berlebihan atas sentimen positif maupun negatif di pasar saham tanpa berdasarkan analisa mendalam sudah saatnya dihentikan, karena sangat mungkin merugikan investor. Apalagi, jika reaksi itu didorong perilaku ikut-ikutan (hearding behaviour).

Sumber: Kompas, Selasa, 2 Juni 2009

Unduh artikel ini

[+/-] Selengkapnya...

Siapa Yang Menemukan Istilah Makro Ekonomi?

30 Mei 2009

Bagi mereka yang hidup pada masa depresi besar 1929-1935, dalam teks terbaik yang ada pembahasan makroekonominya menggelikan. Kata itu belum ditemukan. (Paul A. Samuelson)

Apakah Paul Samuelson yang menciptakan istilah "macroeconomics"? Istilah itu tidak ada dalam edisi pertama Economics. Samuelson percaya bahwa perbedaan antara "mikro" dan "makro" berasal dari ahli ekonometri Ragnar Frisch dan Jan Tinbergen, pemenang pertama Nobel Ekonomi. Frisch menciptakan kata "ekonometrika" sedangkan kata "makroekonomi" (ekonomi makro) dapat dilacak sampai ke Erik Lindahl pada 1939 (Samuelson 1997:157)

Tetapi perbedaan antara "mikro" dan "makro" bahkan sudah ada sejak abad 19. Ekonom Austria Eugen Bohm-Bawerk menulis kalimat ini pada Januari 1891:"Seseorang tidak dapat menghindarkan diri dari mempelajari mikrokosmos jika dia ingin memahami dengan tepat makrokosmos dari negara maju"(Bohm Bawek 1962:117).

Sumber: Teori-teori ekonomi modern 2006:43

Unduh artikel ini

[+/-] Selengkapnya...

Apakah Standar Emas Menyebabkan Depresi Besar 1929-1933?

28 Mei 2009

Standar emas tidak sama dengan stabilitas, tetapi ia sendiri adalah ancaman utama bagi stabilitas finansial dan kemakmuran ekonomi di masa antara dua perang (PD I dan PD 2--red)--Barry Eichengren.

Milton Friedman menentang dengan keyakinan yang dianut umum bahwa standar emas internasional bertanggungjawab atas terjadinya depresi. Kritikus standar emas menunjukkan bahwa dalam periode krusial, 1931-32, Federal Reserve menaikkan tingkat discount karena takut mengancam deposit emasnya. Hanya jika Amerika Serikat tidak terbelenggu oleh standar emas, kata mereka, Federal Reserve dapat menghindari tekanan kredit yang mendorong negara menuju depresi dan krisis perbankan.

Akan tetapi, Friedman dan Schawrtz menunjukkan bahwa stok emas AS naik pada dua tahun pertama masa kontraksi. Tetapi Fed bereaksi dengan tidak tepat. "kita tidak mengizinkan aliran emas melebihi stok AS. Kita tidak hanya memandulkannya, kita bahkan melangkah lebih jauh. Stok uang kita turun banyak sedangkan stok emas naik" (Friedman dan Schawartz).

Ringkasnya, di bawah standar pertukaran emas yang tak sempurna, mungkin ada ruang untuk menghindari depresi besar dan krisis moneter.

Sumber:Teori-teori ekonomi modern.



[+/-] Selengkapnya...

Siapa Gambar Ekonom Yang Ada Di Mata Uang Resmi?

27 Mei 2009


Ia adalah Eugen Von Bawerk. Karena keahliannya yang hebat, Bohm-Bawerk diangkat menjadi menteri keuangan tiga kali (pada 1893, 1896-97, dan 1900-04) dan berperan penting dalam menata kondisi keuangan Austria. Dia sangat berhasil dalam tugasnya sehingga fotonya dimasukkan pada uang kertas 100 schilling Austria.

Sumber gambar:1kipmr.com

[+/-] Selengkapnya...

Pembahasan OSN 31-35

25 Mei 2009

OSN 31
Berikut ini beberapa jenis produk perbankkan :
1. Kredit hipotik 4. Kredit rekening koran
2. Sertifikat deposito 5. Letter of credit
3. Deposit on call 6. Tabungan
Yang termasuk jenis simpanan uang di Bank adalah . . ..
a. 1, 2 dan 3
b. 1, 4 dan 5
c. 2, 3 dan 4
d. 2, 3 dan 6
e. 4, 5 dan 6

Pembahasan :
Produk – produk perbankan : Kredit aktif;
- Giro : simpanan/tabungan yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran.
- Tabungan berjangka / Deposito berjangka : sejumlah uang yang disimpan di bank yang jangka waktu penarikannya ditentukan.
- Sertifikat deposito : bukti nasabah telah mendepositokan uangnya di bank
- Tabungan
- Deposit on call : tabungan tetap yang dapat diambil setelah adanya pemberitahuan terlebih dahulu
- Deposit automatic roll over : deposito yang jangka waktunya dapat diperpanjang, bila pada saat telah jatuh tempo uang dapat diambil
Kredit pasif :
- Kredit rekening koran : kredit yang diberikan sesuai dengan kebutuhan barang
- Kredit aksep/ Letter of credit : kredit yang diberikan dengan cara mendatangani aksep/wesel
- Kredit dengan jaminan surat-surat berharga. Kunci : D

OSN 32
Berikut ini beberapa tugas Bank
1. Mengawasi kegiatan Bank Umum
2. Mengatur sirkulasi uang dalam negeri
3. Melakukan giro dan inkasso
4. Sebagai Banker Bank
5. Mencetak uang agar uang tetap tertsedia
Yang termasuk fungsi utama Bank Central adalah . . .
a. 1, 2 dan 3
b. 1, 3 dan 5
c. 2, 3 dan 4
d. 2, 3 dan 5
e. 2, 4 dan 5

Pembahasan :
Tugas bank sentral :
- menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
- mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
- mengatur dan mengawasi kegiatan bank umum
- sebagai penyedia dana terakhir
Tugas bank umum :
- menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, deposito berjangka
- memberikan pinjaman kepada masyarakat
- memberikan jasa lalu lintas pembayaran. Kunci : - (1,2 dan 4)

OSN 33
Berikut ini beda bank dan lembaga keuangan non bank yang paling tepat adalah . . .
a. sumber modalnya sama, yaitu dari pemerintah dan pinjaman dari luar negeri
b. menyalurkan dana berbentuk uang, lembaga keuangan non bank bentuk barang
c. bank milik pemerintah, lembaga keuangan non bank milik swasta
d. bank tidak dapat menjual sahamnya melalui pasar modal sedangkan lembaga keuangan non bank diperkenankan
e. bank produknya berupa jasa perbankan dalam dan luar negeri, lembaga keuangan non bank berupa jasa asuransi, pegadaian dan sejenisnya

Pembahasan : Bank :
Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan,dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat.

Lembaga keuangan :
Badan usaha yang bergerak di bidang keuangan yang secara langsung atau tidak langsung menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat.
LKBB meliputi :
Lembaga pembiayaan pembangunan, lembaga perantara penerbitan, dan perdagangan surat- surat berharga, asuransi dan leasing.

OSN 34
Berikut ini beberapa fungsi bank :
1. Mengedarkan uang kartal
2. Melayani jasa lalu lintas pembayaran
3` Sebagai perantara kredit
4. Sebagai pencipta kredit

Yang termasuk fungsi bank umum adalah . . .
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 2 dan 4
e. 3 dan 4

Pembahasan :
Fungsi Bank Sentral :
- mengatur, menjaga, dan memelihara kestabilan nilai Rupiah
- mengendalikan peredaran uang
- sebagai bank sirkulasi
Fungsi Bank Umum :
- menghimpun dana
- memberikan kredit
- menerbitkan surat utang
Kunci : B

OSN 35
Berikut ini kebaikan dan keburukan kredit :
1. Menaikkan produktivitas
2. Memperlancar transaksi dagang
3. Mendorong orang hidup konsumtif
4. Pemerataan pendapatan
5. mengakibatkan over produksi
Yang termasuk kebaikan kredit adalah . . .
a. 1, 2 dan 3
b. 1, 2 dan 4
c. 1, 3 dan 5
d. 2, 3 dan 4
e. 3, 4 dan 5

Pembahasan : Kebaikan kredit :
- produktifitas uang /modal meningkat
- meningkatkan dan memperlancar produksi
- pertukaran barang dan peredaran uang meningkat
Keburukan kredit :
- memberi kesempatan berspekulasi
- memungkinkan terjadinya inflasi
- memberi kesempatan berusaha
- memberi kesempatan menambah produksi
Kunci : B

Unduh artikel iniOSN 31-35


[+/-] Selengkapnya...

  © Blogger template Nightingale by Pembuat template 2008

kembali keATAS